Postingan Terakhir

Bernaridho Hutabarat

Written By SMK TI Bali Global Karangasem on Minggu, 15 Maret 2015 | 20.49



Bernaridho sudah lebih dari 15 tahun berpengalaman di bidang TI dengan berbagai peran mulai dari Project Manager, DBA, Presales, dll. Telah menerbitkan 12 buku (1 Pemrograman , 1 Database, 6 Oracle , 4 SQL Server). Ia juga telah menulis beberapa Blueprints mulai dari Database Integration, Business Intelligence, DRC / BCP, IP Telephony, dan Enterprise-lebar SPOC Helpdesk.

Benaridho juga pernah membuat bahasa pemrograman Nusa. Sebuah bahasa pemrograman asli karya anak bangsa yang jauh lebih mudah digunakan daripada C, C#, C++, Java, (Visual) BASIC, dan Delphi / Pascal.

Ia Memperoleh Bachelor in Informatics (Software Engineering) dari Institut Teknologi Bandung, dan Telecom magister dari Universitas Coventry (Inggris Raya). Ia juga sempat memperoleh derajat tertinggi dari Ujian Oracle DBA, di Atlanta, Georgia (2001), menerima Excellent Achievement Award dari CICC Tokyo Jepang, dan Best Essay dari Lenovo Singapura (2007).

Romi Satrio Wahono

 

Romi Satrio merupakan founder IlmuKomputer.com, salah satu website yang menjadi kontribusi besar bagi para masyarakat Indonesia yang ingin belajar serta membagikan beberapa ilmunya. Pria kelahiran Madiun, 2 Oktober 1974 ini merupakan Mantan PNS dan peneliti di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Cisco certified instructor lulusan Nanyang Technological University (NTU), Singapore. Berbagai penghargaan telah ia dapatkan dari Pemerintah Indonesia dan Dinas Pendidikan lewat kontribusinya memberikan pembelajaran mengenai ilmu komputer kepada masyarakat Indonesia melalui website atau beberapa referensi yang di buatnya.

I Wayan Simri Wicaksana


Prof. Dr. I Wayan Simri Wicaksana, S.Si, M.Eng, beliau adalah orang Indonesia pertama yang meraih gelar Doktor di bidang Teknologi Informasi (TI). Meraih gelar Doktor di Universite de Bourgogne, France dan Universitas Gunadarma serta pada akhir Januari 2009 dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang Teknologi Informasi di Universitas Gunadarma. Lebih lanjut hal tentang beliau dapat dilihat di personal webnya iwayan.info.

I Made Wiryana


Mungkin dikalangan civitas akademik terutama para mahasiswa Universitas Gunadarma sudah tak asing lagi dengan nama yang satu ini. Di lingkungan kampus lebih sering dikenal atau disapa dengan sebutan Pak Made. I Made Wiryana adalah lulusan Universitas Indonesia Jurusan Fisika sekaligus juga lulus dari Universitas Gunadarma Jurusan Komputer. Ia melanjutkan program S2 yang masih berkaitan dengan ilmu komputer di Edith Cowan University, Australia. Tahun 1994, ia berhasil menuntaskan studi beasiswanya tersebut. Kemudian kembali ke Indonesia, ia mendesain kurikulum bagi program training Lembaga Pengembangan Komputer (LePKom) dan sempat mengembangkan WinBI, sistem operasi komputer berbahasa Indonesia. Pada 2009 Ia berhasil mendapatkan gelar Doktor di Universitas Bielefeld, Jerman.


Pak Made adalah tokoh penting Linux Indonesia. Ia merupakan salah seorang founder dari Indonesian Linux Motivator Foundation. Selain kegiatan sehari-harinya sebagai dosen, beliau juga beberapa kali diamanatkan sebagai penanggung jawab sekaligus penelola beberapa website milik pemerintah seperti presidenri.go.id, kemenpora.go.id, dan lainnya.

Game Edukasi - Pemburu Koruptor

Written By SMK TI Bali Global Karangasem on Sabtu, 14 Maret 2015 | 19.12


Game Pemburu Korupsi dipersembahkan oleh team kreatif Bamboomedia untuk seluruh rakyat Indonesia sebagai bentuk kepedulian akan pentingnya edukasi publik melalui media yang bisa diterima semua kalangan, Game Mobile.

Korupsi merupakan prilaku menyimpang, sangat berbahaya dan merugikan semua. Korupsi adalah kejahatan atas kemanusiaan, merusak sendi-sendi berbangsa dan bernegara. Games ini diharapkan dapat menginspirasi dan mengajak masyarakat ikut menjauhi/membenci/memburu koruptor demi Indonesia yang lebih baik. Indonesia jangan kita rusak karena Indonesia akan menjadi tempat hidup anak cucu kita nanti.


Koruptor pada dasarnya adalah manusia yang memiliki energi dan keinginan besar. Menginginkan harta dan materi yang berlimpah, namun salah memilih jalan. Ibarat pemain sepakbola yang berada dilapangan bulutangkis. Goal/Amanah/Dharma utama dari Pejabat Publik bukanlah harta/materi. Mereka yang menginginkan harta sebagai tujuan utama semestinya mengambil jalur entrepreneur, menjadi pengusaha inovatif yang memutar ekonomi dan menciptakan banyak lapangan kerja untuk masyarakat.

Pada Games edisi perdana ini, setiap insan Indonesia diajak memburu, menangkap, menghukum serta mengembalikan 8 Koruptor ke jalan yang baik (menjadi: Good People). Ilustrasi dan Tokoh dalam games ini bersifat Fiktif belaka.

5 Developer Lokal yang Mengembangkan Aplikasi dan Game Edukasi Anak

Berkembangnya teknologi dan internet telah menghasilkan kemunculan aplikasi-aplikasi yang beragam. Termasuk, aplikasi-aplikasi yang dapat mengedukasi anak. 26 Februari 2015, Tech in Asia Indonesia melansir lima developer lokal yang mengembangkan aplikasi dan game edukasi anak. Ingin coba mengaplikasikan aplikasi-aplikasi mereka untuk anak Anda? Inilah lima developer lokal yang mengembangkan aplikasi dan game anak:
 1. Educa Studio
Educa Studio (clear.co.id)
Educa Studio merupakan developer asal Salatiga yang telah menciptakan aplikasi edukatif untuk anak-anak sejak 2011 lalu. Educa Studio mengeluarkan empat kategori utama yaitu aplikasi Mari Belajar (Marbel), Riri yang berisi aplikasi cerita rakyat dan dongeng, kasual game, dan Kisah para Nabi (Kabi). Aplikasi dan game mereka yang berjumlah lebih dari seratus itu tersedia pada Android, Windows Phone, dan iOS secara gratis.
 2. Bamboomedia
Bamboomedia (komunitaskreatifbali.wordpress.com)
Selanjutnya adalah Bamboomedia yang merupakan developer asal Bali. Bamboomedia telah beroperasi sejak awal 2000-an silam. Selain fokus pada pengembangan aplikasi dan game edukasi untuk anak, mereka juga melayani berbagai macam kebutuhan untuk PC dan berbagai macam buku serta software untuk pelatihan di bidang teknologi.
Untuk aplikasi dan game, Bamboomedia telah memiliki lebih dari 80 aplikasi dan game. Komposisi aplikasi yang mereka ciptakan yaitu edukasi dalam bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan di antaranya berkaitan dengan aksara dan bahasa Bali.
 3. Qajoo Studio
Qajoo Studio (segitiga.net)
Qajoo Studio adalah developer asal Yogyakarta. Nama Qajoo dilafalkan sebagai ‘kayu’, dengan para developer yang disebut ‘pengrajin kayu’. Kabarnya, developer ini terinspirasi filosofi kayu yang akan tampak indah dan bernilai mahal di tangan para ahlinya. Qajoo Studio telah beroperasi sejak 2013 lalu. Mereka mengembangkan dua kategori aplikasi yaitu Cerita Rakyat Interaktif (Ceri) dan game yang memiliki latar budaya di Indonesia.
 4. Luminov
Luminov (techinasia.com)
Developer yang berbasis di Jakarta Utara, Luminov, ini telah beroperasi sejak 2010 lalu. Selain memproduksi berbagai aplikasi dan game edukasi untuk anak, Luminov juga menangani kerja sama dengan korporat untuk pembuatan aplikasi. Sejauh ini, Luminov telah memiliki lima aplikasi untuk anak yaitu Bawang Merah dan Bawang Putih, Safe School, Aztec Run, Tooth Invaders, dan The Cup Food Indonesia. Semuanya dapat diunduh secara gratis untuk perangkat Android dan iOS.
 5. Hicca Studio
Hicca Studio (segitiga.net)
Hicca Studio merupakan developer asal Yogyakarta. Hicca Studio berfokus menciptakan aplikasi untuk balita dan melatih sensor gerakan. Hicca Studio telah memiliki 22 aplikasi yang melatih anak untuk bernyanyi, mengeja, dan menari. Beberapa aplikasi mereka meliputi Animal Sounds Uwa and Friends, Story Books: Helping Komodo, dan Draw for Kids: Fruits.
Sumber:
https://www.selasar.com/kreatif/5-developer-lokal-yang-mengembangkan-aplikasi-dan-game-edukasi-anak

Kreatif di Industri dengan Technopreneurship

Pencari kerja harus memanfaatkan betul era teknologi. Salah satu caranya, dengan kreatif membuat lapangan kerja sendiri melalui technopreneurship. Rektor Tanri Abeng University, Tanri Abeng, menjelaskan, anak muda Indonesia juga bisa berkarier di industri teknologi dan berwirausaha dengan memaksimalkan teknologi.
Perkembangan teknologi di Indonesia sangat pesat. Ketimbang menjadi korban teknologi, anak muda seharusnya memanfaatkan hal ini untuk menciptakan pekerjaan; misalnya melalui technopreneurship.
Menurut Deputi 5 Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Gatot Dewabroto, generasi penerus bangsa harus memahami pentingnya teknologi. Buktinya, sehari-hari masyarakat Indonesia tidak bisa lepas dari penggunaan gadget.
"Lebih dari itu, pemuda juga harus memahami bahwa banyak pekerjaan yang dapat diciptakan dengan memiliki kemampuan di bidang teknologi, khususnya ilmu komputer. Misalnya, pengembangan aplikasi dan perangkat lunak, memaksimalkan perangkat media sosial untuk kegiatan yang positif dan masih banyak lagi yang lainnya.
Gatot mencontohkan, teknologi juga harus dimanfaatkan untuk membuat berbagai peluang wirausaha seperti membuka berbagai toko online. Peluang ini pun didukung dengan tingginya pengguna internet dan peminat belanja online di kalangan masyarakat Indonesia.
Sumber:
http://news.okezone.com/read/2014/12/18/65/1080983/kreatif-di-industri-dengan-technopreneurship

Komputer Generasi Kelima


Komputer generasi kelima kini sedang dalam pengembangan. Komponen yang dipakai adalah VLSI (Very Large Scale Integration). Saat ini sedang dikembangkan oleh Josephson Function yang diramalkan dapat menggantikan keberadaan chip. Negara yang mempelopori perkembangan komputer generasi kelima ini adalah Jepang. Kemungkinan pengembangan komputer lainnya ialah kemampuan komputer memecahkan masalah sendiri dengan bantuan AI (Artificial Intellegence). Hal ini dapat diterapkan untuk mengoperasikan robot.


Sumber : http://ow.ly/KfYkt

Komputer Generasi Keempat



Komputer Generasi Keempat (sejak tahun 1970) Sejak tahun 1970, dunia komputer mengalami dua perkembangan penting, yaitu:

  1. Penggunaan LSI (Large Scale Integration) yang disebut juga sebagai Bipolar Large Scale Integration, serta
  2. Menggunakan mikroprosesor dan semi konductor yang berbentu chip untuk memori komputer Contohnya, komputer IBM 370 menggunakan Intel 4004 mikroprosesor yang dikembangkan pertama kali pada tahun 1971 oleh perusahaan Intel Corporation dengan menggunakan chip mikroprocessor.

Personal computer (PC) mulai berkembang sejak tahun 1977, misalnya komputer Apple II dan komputer dekstop oleh Xerox Corporation. Pada tahun 1981, komputer mulai banyak menggunakan sistem Window dan mouse.

Sumber : http://ow.ly/KfYkt

Komputer Generasi Ketiga


Komputer Generasi Ketiga (1965 s.d. 1970) Kemajuan komputer generasi ketiga lainnya adalah penggunaan system operasi (operating system) yang memungkinkan mesin untuk menjalankan berbagai program yang berbeda secara serentak dengan sebuah program utama yang memonitor dan mengkoordinasi memori komputer. Ciri-ciri komputer generasi ketiga antara lain:
  1. Komponen yang dipakai adalah IV (Integrated Circuits) yang terdiri atas ratusan atau ribuan transistor berbentu hybrid integrated circuits dan monolithic integrated circuits,
  2. Proses operasinya jauh lebih cepat dan lebih tepat, kapasitas memori komputer jauh lebih besar,
  3. Ukuran fisik jauh lebih kecil sehingga penggunaan listrik lebih hemat,
  4. Menggunakan magnetic disk yang sifatnya random access,
  5. Dapat melakukan multiprocessing dan multiProgramming,
  6. Alat input-output mengalami pengembangan dengan menggunakan visual display terminal, serta,
  7. Dapat melakukan komunikasi data dari satu komputer dengan komputer lainnya. Contohnya, komputer IBM S/30. NOVA, CDC 3000, PDP-11, dan lain sebagainya. 

Sumber : http://ow.ly/KfYkt

Komputer Generasi Kedua


Komputer Generasi Kedua (1959 s.d. 1965) Pada tahun 1948, penemuan transistor sangat mempengaruhi perkembangan komputer. Transistor menggantikan tube vakum di televisi, radio, dan komputer. Akibatnya, ukuran mesin-mesin elektrik berkurang drastis. Transistor mulai digunakan di dalam komputer mulai pada tahun 1956. Penemuan lain yang berupa pengembangan memori inti-magnetik membantu pengembangan komputer generasi kedua yang lebih kecil, lebih cepat, lebih dapat diandalkan, dan lebih hemat energi dibanding para pendahulunya. Mesin pertama yang memanfaatkan teknologi baru ini adalah superkomputer. IBM membuat superkomputer bernama Stretch, dan Sprery-Rand membuat komputer bernama LARC. Komputer-komputer ini, yang dikembangkan untuk laboratorium energi atom, dapat menangani sejumlah besar data, sebuah kemampuan yang sangat dibutuhkan oleh peneliti atom. Komputer generasi kedua menggantikan bahasa mesin dengan bahasa assembly.

Bahasa assembly adalah bahasa yang menggunakan singkatansingkatan untuk menggantikan kode biner. Komputer-komputer generasi kedua ini merupakan komputer yang sepenuhnya menggunakan transistor. Mereka juga memiliki komponen- komponen yang dapat diasosiasikan dengan komputer pada saat ini seperti: printer, penyimpanan dalam disket, memory, sistem operasi, dan program. Salah satu contoh penting komputer pada masa ini adalah IBM 1401 yang diterima secara luas di kalangan industri. Beberapa bahasa pemrograman mulai bermunculan pada saat itu. Bahasa pemrograman Common Business-Oriented Language (COBOL) dan Formula Translator (FORTRAN) mulai umum digunakan. Bahasa pemrograman ini menggantikan kode mesin yang rumit dengan kata-kata, kalimat, dan formula matematika yang lebih mudah dipahami oleh manusia. Hal ini memudahkan seseorang untuk memprogram dan mengatur komputer. Ciri-ciri komputer generasi kedua antara lain:
  1. Kapasitas memori utama cukup besar,
  2. Komponen yang digunakan adalah transistor yang jauh lebih kecil dibandingkan tabung hampa udara,
  3. Menggunakan magnetic tape dan magnetic disk yang berbentuk removable disk,
  4. Mempunyai kemampuan proses real-time dan time sharing,
  5. Proses operasinya lebih cepat,
  6. Orientasinya pada aplikasi bisnis dan teknik. Contohnya, komputer PDP-5 dan PDP-8 yang dibuat tahun 1963 merupakan komputer mini komersial yang pertama. Selain itu, terdapat komputer IBM 7070, IBM 1400, NCR 300, dan sebagainya.


Sumber : http://ow.ly/KfYkt

Komputer Generasi Pertama


Komputer Generasi Pertama (1940 s.d. 1959) Komputer generasi pertama ini mempunyai ciri menggunakan tabung vakum untuk memproses dan menyimpan data, cepat panas dan mudah terbakar, oleh karena itu beribu-ribu tabung vakum diperlukan untuk menjalankan operasi keseluruhan komputer, dan juga memerlukan daya yang sangat besar. Komputer generasi pertama ini 100% elektronik. Komputer Generasi pertama dikarakteristik dengan fakta bahwa instruksi operasi dibuat secara spesifik untuk suatu tugas tertentu. Setiap komputer memiliki program kode-biner yang berbeda yang disebut “bahasa mesin” (machine language). Hal ini menyebabkan komputer sulit untuk diprogram dan membatasi kecepatannya.
Ciri-ciri komputer generasi pertama adalah:
  1. Program dibuat dalam bahasa mesin,
  2. Menggunakan konsep storage Program
  3. Komponen yang digunakan adalah tabung hampa udara
  4. Ukuran fisiknya besar sehingga membutuhkan daya listrik yang besar, serta
  5. Dapat disimpan pada magnetic tape dan magnetig disk. Contohnya, komputer IBM 701 yang dibuat tahun 1953 merupakan komputer komersial berukuran besar, sedangkan IBM 705 yang dibuat tahun 1959 digunakan dalam industri.


Sumber : http://ow.ly/KfYkt

Kuis

Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi


Teknologi informasi dan komunikasi sudah dimulai sejak zaman pra sejarah. Bentuk awal komunikasi pada saat itu hanya berkisar pada suara dengusan dan isyarat tangan. Kemudian diciptakan alat-alat yang menghasilkan bunyi dan isyarat pada zaman berikutnya. Kemudian manusia mulai menciptakan alat-alat mekanik untuk proses perhitungan, dan tidak sampai disitu penelitan terus dilakukan untuk menemukan alat-alat yang mampu memudahkan hidup manusia.

  1. Masa Prasejarah (……s.d. 3000 SM) Pada masa pra sejarah, manusia berkomunikasi dengan menggambarkan informasi pada dinding-dinding gua tentang berburu dan binatang buruannya. Manusia mulai mengenal berbagai benda yang ada disekitarnya dan melukiskan benda tersebut pada dinding-dinding gua untuk mewakilinya. Kemampuan bahasa mereka saat itupun hanya terbatas pada dengusan, bahasa isyarat dan gerakan tangan. Perkembangan selanjutnya adalah diciptakan dan digunakannya alat-alat yang menghasilkan bunyi dan isyarat, seperti gendang, terompet yang terbuat dari tanduk binatang, isyarat asap sebagai alat pemberi peringatan terhadap bahaya.
  2. Masa Sejarah (3000 SM s.d. 1400 M) Perkembangan cara berkomunikasi semakin maju pada masa sejarah, mulai dari ditemukannya abjad fonetik, kerta sebagai media menulis, sampai pada cara mencetak buku. Berikut perkembangan informasi yang terjadi selama mas sejarah. Penemuan Alat TIK Masa Sejarah Tahun Peristiwa 3000 SM Bangsa Sumeria menemukan tulisan untuk pertama kalinya. Tulisan tersebut berupa simbol-simbol yang disebut piktograf. 2900 SM Bangsa Mesir kuno telah mengembangkan tulisan Hieroglif untuk berkomunikasi. 2500 SM Abacus   Alat ini dianggap sebagai alat perhitungan digital pertama kali. Belum jelas sumber asli dari abacus atau sempoa ini, diperkirakan berasal dari Babylon, Cina, atau Mesir. 1775 SM Bangsa Yunani memperkenalkan sistem penulisan dari kiri ke kanan dengan menggunakan abjad fonetik yaitu huruf yang dibuat berdasarkan bunyi ucapan. 1400 SM Bangsa China mulai menuliskan sejarah mereka pada kepingan tulang binatang. 1270 SM Bangsa Suriah telah membuat Ensiklopedia untuk pertama kalinya 900 SM Bangsa China membuat sistem pelayanan pos dan kantor pos yang pertama 776 SM Bangsa Yunani mempergunakan burung merpati untuk mengirimkan informasi 530 SM Bangsa Yunani juga membuat perpustakaan untuk pertama kalinya 500 SM Bangsa Mesir kuno menggunakan serat pohon papyrus sebagai kertas 105 SM Bangsa China menemukan kertas. Orang yang menemukan kertas itu bernama Tsai Lun. Kertas tersebut terbuat dari serat pohon bambu yang dihaluskan, disaring, dicuci, diratakan dan kemudian dikeringkan. 14 M Bangsa Romawi secara resmi membuat sistem pelayanan pos 37 M Kaisar Tiberius dari Roma menggunakan cermin sebagai alat mengirim pesan (heliograf). 305 M Bangsa China menciptakan mesin cetak pertama yang terbuat dari lempengan kayu ukir. Sistem pencetakkan dilakukan dengan menggunakan blokm kayu yang ditoreh dan dilumuri oleh tinta.
  3. Masa Modern (1400 M s.d. Sekarang) Pada masa ini terjadi kemajuan yang cukup berarti pada perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Berikut perkembangan yang terjadi selama masa modern. Perkembangan Alat TIK Masa Modern Tahun Peristiwa 1450 M Koran pertama di dunia mulai beredar di Eropa meski belum terbit secara harian 1455 M Johann Gutenberg mengembangkan mesin cetak yang menggunakan plat huruf dari besi dan dibingkai dengan kayu yang dapat diganti-ganti 1560 M Kamera foto pertama diciptakan dengan nama Camera Obscure 1642 M Pascal’s Machine Aritmetique (The Pascaline) dibuat oleh Blaise Pascal ahli matematika dan ahli filsafat dari prancis. Alat ini merupakan alat perhitungan dengan mesin mekanik yang pertama, dan sampai saat ini computer modern masih menggunkan teknik alat ini. 1650 M Surat kabar pertama beredar di Jerman 1714 M Henry Mill dari Inggris menciptakan mesin ketik modern 1793 M Claude Chappe membuat jalur telegraf optic jarak jauh 1821 M Microfon untuk pertama kalinya ditemukan oleh Charles Whaetstone 1830 M Agusta Lady Byron menulis Program komputer yang pertama bekerja sama dengan Charles Babbage menggunakan ide mesin Analytical 1831 M Joseph Henry menciptakan jalur listrik pertama di dunia 1837 M Samuel F.B. Morse bersama William Cook dan Charles Whaetstone mengembangkan telegraf dan kode Morse 1843 M Alexander Bain menciptakan mesin Faksimili pertama 1861 M Ditemukannya alat yang bernama Kinematoskop untuk memutar slide 1876 M Thomas Alva Edison menemukan mesin fotocopi pertama, Alexander Graham Bell menyatakan dirinya yang telah menciptakan pesawat telepon. Pada tahun yang sama, Melvyl Dewey mengembangkan system pencatatan katalog buku untuk perpustakaan diseluruh dunia yang bernama Sistem Desimal Dewey 1888 M Diciptakannya gulungan film untuk memotret oleh George Eastman 1910 M Thomas Alva Edison menciptakan film bersuara pertama di dunia 1923 M Ditemukannya pesawat televisi pertama oleh Vladimir Kosma Zworykin 1934 M Joseph Begun mengembangkan Tape Recorder 1936 M Komputer pertama di dunia dengan nama Z1 telah diciptakan oleh Konrad Zuse 1945 M Vannevar Bush mengembangkan kode Hypertext 1946 M ENIAC 1 yang merupakan komputer digital pertama dikembangkan 1957 M Uni Soviet (RMusia) meluncurkan Sputnik sebagai satelit bumi buatan pertama, sedangkan di Amerika terbentuk ARPA (Advanced Research Projects Agency) 1958 M Chester Carlson menciptkakan mesin fotokopi pertama dengan nama Xerox 1963 M Amerika menciptakan sistem kode pos 1969 M Lahirnya ARPANET sebagai cikal bakal adanya Internet 1971 M Diciptakannya Disket pertama di dunia 1972 M Ray Tomlinson menciptakan Program e-mail pertama 1973 M Lahirnya protokol internet TCP/IP 1979 M Jepang mempelopori terciptanya jaringan telepon tanpa kabel pertama di dunia 1980 M Perusahaan Sony, Jepang membuat Walkman pertama di dunia 1985 M Ditemukannya cakram penyimpan data (CD) 1992 M Munculnya WWW oleh CERN (Laboratorium Partikel di Swiss) 1999 M Munculnya raksasa mesin pencari informasi secara gratis di dunia yaitu Google.com Read more: http://haikalmaulanayusuf.blogspot.com/2013/05/perkembangan-teknologi-informasi-dan.html#ixzz3UHuar2Y8


Sumber : http://ow.ly/KfYkt

Dampak Positif dan Negatif Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Bidang Ekonomi

Dalam perekonomian suatu negara, teknologi informasi mulai dirasa mempunyai peran yang penting dalam perekonomian suatu negara karena dengan berkembangnya teknologi informasi, perekonomian suatu negara mulai memperlihatkan perubahan yang cukup signifikan. Banyak hal yang dirasa berbeda dan berubah dibandingkan dengan cara yang berkembang sebelumnya. Saat sekarang ini jarak dan waktu bukanlah sebagai masalah yang berarti untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, berbagai aplikasi tercipta untuk memfasilitasinya. Perekonomian suatu negara dapat dilihat dari perkembangan teknologi informasi dan komunikai di negara tersebut. Semakin tinggi perkembangan teknologi informasi maka semakin tinggi pula pertumbuhan ekonomi negara tersebut. Namun perkembangan teknologi informasi ini juga memiliki sisi negatif, dimana banyak penyalahgunaan teknologi dalam melakukan tindak kriminal.
Kemajuan teknologi adalah sesuatu hal yang tidak bisa dihindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuanm ilmu pengetahuan. Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia. Memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia. Khusus dalam bidang teknologi masyarakat sudah menikmati banyak manfaat yang dibawa oleh inovasi-inovasi yang telah dihasilkan dalam dekade terakhir ini. Namun demikian, walaupun pada awalnya diciptakan untuk menghasilkan manfaat positif, di sisi lain juga juga memungkinkan digunakan untuk hal negatif dari kemajuan teknologi dalam kehidupan manusia.
Dampak Positif Teknologi Informasi dan Komunikasi di Bidang Ekonomi
 internetbanking
Teknologi yang berkembang pesat, baik teknologi informasi, komunikasi, maupun transportasi. Sehingga orang dapat berhubungan melewati batas-batas negara. Lebih lanjut dampak positif teknologi informasi dan komunikasi di bidang ekonomi adalah:
  1. Pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi.
  2. Terjadinya industrialisasi.
  3. Produktifitas dunia industri semakin meningkat. Kemajuan teknologi akan meningkatkan kemampuan produktivitas dunia industri baik dari aspek teknologi industri maupun pada aspek jenis produksi. Investasi dan reinvestasi yang berlangsung secara besar-besaran yang akan semakin meningkatkan produktivitas dunia ekonomi. Di masa depan, dampak perkembangan teknologi di dunia industri akan semakin penting. Tanda-tanda telah menunjukkan bahwa akan segera muncul teknologi bisnis yang memungkinkan konsumen secara individual melakukan kontak langsung dengan pabrik sehingga pelayanan dapat dilaksanakan secara langsung dan selera individu dapat dipenuhi, dan yang lebih penting konsumen tidak perlu pergi ke toko.
  1. Persaingan dalam dunia kerja sehingga menuntut pekerja untuk selalu menambah skill dan pengetahuan yang dimiliki. Kecenderungan perkembangan teknologi dan ekonomi, akan berdampak pada penyerapan tenaga kerja dan kualifikasi tenaga kerja yang diperlukan. Kualifikasi tenaga kerja dan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan akan mengalami perubahan yang cepat. Akibatnya, pendidikan yang diperlukan adalah pendidikan yang menghasilkan tenaga kerja yang mampu mentransformasikan pengetahuan dan skill sesuai dengan tuntutan kebutuhan tenaga kerja yang berubah tersebut.
  1. Kemajauan ekonomi dalam bidang kedokteran mampu menjadikan produk kedokteran menjadi komoditi.
  2. Semakin maraknya penggunaan TIK akan semakin membuka lapangan pekerjaan.
  3. Dengan fasilitas pemasangan iklan di internet pada situs-situs tertentu akan mempermudah kegiatan promosi dan pemasaran suatu produk.
  4. Perusahaan dapat menjangkau pasar lebih luas, karena pembeli yang mengakses internet tidak dibatasi tempat dan waktu.
  5. Perusahaan tidak perlu membuka cabang distribusi.
  6.   Pengeluaran lebih sedikit, karena pegawai tidak banyak.
  7. Harga barang lebih murah, karena biaya operasionalnya murah.
  8. Bisnis yang berbasis TIK atau yang biasa disebut e-commerce dapat mempermudah transaksi-transaksi bisnis suatu perusahaan atau perorangan.
  9. Pemanfaatan TIK untuk membuat layanan baru dalam perekonomian dan bisnis antara lain internet banking, SMS banking, dan e-commerce.
  • Internet Banking
Internet banking adalah layanan perbankan yang dilakukan dengan menggunakan internet. Transakasi yang dapat dilakukan adalah pengecekan saldo, transfer uang, pembayaran tagihan. Keuntungan internet banking bagi bank adalah bank dapat memberikan keleluasaan kepada nasabah untuk melakukan transaksi dimana saja dan kapan saja.
Keuntungan internet banking bagi nasabah antara lain:
a. Menghemat waktu, karena tidak perlu datang ke bank untuk melakukan transaksi.
b. Menghemat biaya, karena transportasi menuju ke bank dapat dihilangkan.
c. Lebih cepat, karena tidak perlu menunggu antrean yang banyak.
  • SMS Banking
SMS Banking adalah layanan perbankan yang dilakukan dengan menggunakan SMS (Short Message Service). Transaksi yang dapat dilakukan adalah pengecekan saldo, transfer uang, dan pembayaran tagihan.
  • E-commerce Perdagangan elektronik (Electronic commerce )
Electronic commerce adalah perdagangan yang dilakukan dengan memanfaatkan internet. Keuntungan perdagangan elektronik antara lain:
1. Perusahaan dapat menjangkau pasar lebih luas, karena pembeli yang mengakses internet tidak dibatasi tempat dan waktu.
2. Perusahaan tidak perlu membuka cabang distribusi
3. Pengeluaran lebih sedikit, karena pegawai tidak banyak.
4. Harga barang lebih murah, karena biaya operasionalnya murah.
Keuntungan yang diperoleh konsumen antara lain:
a. Konsumen tidak perlu ke toko untuk mendapat barang.
b. Pembeli dapat menghemat waktu dan biaya perjalanan.
c. Konsumen dapat membandingkan harga dari pemasang iklan lain di internet.
d. Konsumen dapat membeli barang yang di dalam negeri tidak ada
e. Harga barang lebih murah.
  1. Dengan berkembangnya TIK yang menyebabkan banyaknya bermunculan pedagang online, konsumen tidak perlu ke toko untuk mendapat barang.
  2. Pembeli dapat menghemat waktu dan biaya perjalanan.
  3. Konsumen dapat membandingkan harga dari pemasang iklan lain di internet.
  4. Konsumen dapat membeli barang yang tidak ada di dalam negeri.
  5. Di bidang bisnis baik perdagangan barang maupun jasa computer akan sangat penting untuk kegiatan transaksi baik rutin, periodik, maupun insidentil dan menyediakan informasi dengan cepat dan tepat.Sistem Informasi Manajemen (SIM) / Management Information system (MIS), merupakan sistem informasi yang sudah banyak diterapkan pada perusahaan yang bergerak bidang perdagangan barang dan jasa baik pada perusahaan besar, menengah, bahkan perusahaan kecil. Di perusahaan dagang seperti department store, telah dipergunakan mesin cash register (mesin kasir) yang dilengkapi dengan kontrol komputer sehingga mesin tersebut dapat dikontrol oleh pihak manajer hanya dari ruangan kerjanya secara cepat dan tepat, untuk scanning barcode kode barang dagangan, menghitung rugi laba, inventori dan sebagainya.
Dampak Negatif Teknologi Informasi dan Komunikasi di Bidang Ekonomi
cybercrime-52765
Beberapa dampak negatif dari Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam bidang pemerintahan, antara lain:
  1. Dengan mudahnya melakukan transaksi di internet menyebabkan akan semakin memudahkan pula transaksi yang dilarang seperti transaksi barang selundupan atau transaksi narkoba.
  2. Hal yang sering terjadi adalah pembobolan rekening suatu lembaga atau perorangan yang mengakibatkan kerugian financial yang besar.
  3. Dengan kecanggihan teknologi informasi dan komunikasi menyebabkan banyaknya terjadi kasus penipuan dalam perdagangan online.
  4. Resistensi Membeli Secara Online. Bagi orang awam yang belum pernah bertransaksi secara online, akan merasa janggal ketika harus bertransaksi tanpa bertatap muka atau melihat penjualnya. Belum lagi ketakutan bila pembayaran tak terkirim atau tak diterima. Atau barang tak dikirim, atau bahkan barang dikirim tetapi tak diterima.
  1. Violance and Gore. Kekejaman dan kesadisan juga banyak ditampilkan dalam dunia bisnis di internet. Karena segi bisnis dan isi pada dunia internet tidak terbatas, maka para pemilik situs menggunakan segala macam cara agar dapat menjual situs mereka, salah satunya dengan menampilkan hal-hal yang tabu.
  1. Carding. Karena sifatnya yang langsung (real time), cara belanja dengan menggunakn kartu kredit adalah cara yang paling banyak digunakan dalam dunia internet. Para penjahat internetpun paling banyak melakukan kejahatan dalam bidang ini. Dengan sifat yang terbuka, para penjahat mampu mendeteksi adanya transaksi (yang menggunakan kartu kredit) online dan mencatat kode kartu yang digunakan. Untuk selanjutnya mereka menggunakan data yang mereka daptkan untuk melakukan kejahatan.
  1. Cybercrime
Cybercrime adalah kejahatan yang di lakukan seseorang dengan sarana internet di dunia maya yang bersifat:
  • Melintasi batas Negara
  • Perbuatan dilakukan secara illegal
  • Kerugian sangat besar
  • Sulit pembuktian secara hokum
  1. Hacking
Usaha memasuki sebuah jaringan dengan maksud mengeksplorasi atupun mencari kelemahan system jaringan. Seperti hacking pada facebook yang sering terjadi sebagai sarana untuk jual beli online sehingga menimbulkan kerugian bagi penjual ataupun pembeli.
  1. Cracking
Usaha memasuki secara illegal sebuah jaringan dengan maksud mencuri, mengubah atau menghancurkan file yang di simpan pada jaringan tersebut. Dalam dunia bisnis online hal ini menimbulkan kerugian yang besar.
  1. Saling menghujat di media sosial karena pengambilan foto-foto testimony ataupun foto-foto produk yang dijual tanpa izin.

Dampak Positif dan Negatif Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Bidang Pemerintahan

Penggunaan teknologi informasi yang dapat meningkatkan hubungan antara pemerintah dengan pihak-pihak lain disebut e-government. Penggunaan hubungan ini dapat dibedakan menjadi 3 bentuk, yaitu:
  • G2C (Government to citizen), hubungan antara pemerintah dengan masyarakat,
  • G2B (Government to bussines), hubungan antara pemerintah dengan pengusaha,
  • G2G (Government to Government), hubungan antara pemerintah dengan pemerintah.

Konsep e-government mengacu pada penggunaan teknologi informasi dan komunikasi oleh pemerintahan, misalnya menggunakan jaringan internet. E-government dapat meningkatkan hubungan antara pemerintah dengan penduduk, bisnis dan kegiatan lainnya.
Dampak Positif Teknologi Informasi dan Komunikasi di Bidang Pemerintahan
komputer-manusia
Beberapa dampak positif dari Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam bidang pemerintahan, antara lain:
  • Pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat, informasi dapat disediakan 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu, tanpa harus menunggu dibukanya kantor, informasi dapat dicari dari kantor, rumah, tanpa harus secara fisik datang ke kantor pemerintahan.
  • Peningkatan hubungan antara pemerintah, pelaku bisnis, dan masyarakat umum, adanya keterbukaan (transparansi) maka diharapkan hubungan antara berbagai pihak menjadi lebih baik, keterbukaan ini menghilangkan saling curiga dan kekesalan dari semua pihak.
  • Pemberdayaan masyarakat melalui informasi yang mudah diperoleh. Dengan adanya informasi yang mencukupi, masyarakat akan belajar untuk dapat menentukan pilihannya. Sebagai contoh, data-data tentang sekolah: jumlah kelas, daya tampung murid, passing grade, dan sebagainya, dapat ditampilkan secara online dan digunakan oleh orang tua untuk memilihkan sekolah yang pas untuk anaknya.
  • Pelaksanaan pemerintahan yang lebih efisien. Koordinasi pemerintahan dapat dilakukan melalui e-mail atau bahkan video conference. Untuk Indonesia yang luas areanya sangat besar, hal ini sangat membantu. Tanya jawab, koordinasi, diskusi antara pimpinan daerah dapat dilakukan tanpa kesemuanya harus berada pada lokasi fisik yang sama. Tidak lagi semua harus terbang ke Jakarta untuk pertemuan yang hanya berlangsung satu atau dua jam saja. Tuntutan masyarakat akan pemerintahan yang baik sudah mendesak untuk dilaksanakan oleh aparatur pemerintah. Salah satu solusi yang diperlukan adalah keterpaduan sistem penyelenggaraan pemerintah melalui jaringan sistem informasi on-line antar instansi pemerintah baik pusat dan daerah untuk mengakses seluruh data dan teknologi informasi terutama yang berhubungan dengan pelayanan publik. Dalam sektor pemerintah, perubahan lingkungan dan kemajuan teknologi mendorong aparatur pemerintah untuk mengantisipasi hal baru dan upaya peningkatan kinerja serta perbaikan pelayanan menuju terwujudnya pemerintah yang baik (good govermance).
  • Hilangnya birokrasi yang selama ini seolah-oleh menjadi penghalang bagi masyarakat dalam berhubungan dengan pemerintah sehingga pelaksanaan pemerintahan menjadi lebih efektif dan efisien.
  • Keberadaan e-government akan berimbas pada dimensi sumber daya manusia disetiap pelayanan publik. Tidak tertutup kemungkinan akan meruyaknya kekhawatiran yang disebabkan oleh rasionalisasi jumlah karyawan. Karyawan yang dinilai tidak memiliki kesediaan dan kemampuan generik untuk menjalankan e-government akan berhadapan dengan dua resiko; diberhentikan (retrenchment) atau menjadi pelatihan dalam rangka membentuk kompetensi lunak (soft compentencies) dan keterampilan kerja serta mengintegrasikan diri kedalam struktur informasi yang baru.
  • Dalam konteks penyelenggaraan pemerintahan yang lebih baik, teknologi informasi masih dianggap sebagai alat “pengotomasi proses” yang diharapkan dapat mengurangi proses yang dilakukan secara manual dibanding sebagai alat yang dapat mengurangi birokrasi.
  • Dalam konteks partisipasi semua pihak untuk penyusunan kebijakan, teknologi informasi masih dianggap sebagai alat yang mempermudah pengumpulan informasi dibanding sebagai alat yang dapat membuka komunikasi dengan pihak luar seperti publik atau instansi lain.
  • Dalam konteks keterbukaan (transparansi) internal, teknologi informasi masih dianggap sebagai sarana penyedia akses dibanding sebagai sareana penyediaan informasi yang lebih spesifik seperti latar belakang suatu kebijakan misalnya.
  • Dalam konteks pelaksanaan suatu kebijakan, teknologi informasi masih dilihat sebagai sarana untuk mempercepat pelaporan dibanding sebagai sarana untuk membantu proses monitoring.
  • Dalam konteks peningkatan kualitas suatu kebi akan teknologi informasi masih dilihat sebagai sarana untuk memperluas sumber informasi dan data dibanding sarana yang dapat menciptakan keterbukaan dalam proses pengambilan keputusan.
  • Timbulnya kelas menengah baru. Pertumbuhan dan perkembangan teknologi informasi dalam bidang pemerintahan yang didalamnya termasuk juga bidang politik akan mendorong munculnya kelas menengah baru. Kemampuan, keterampilan serta gaya hidup mereka sudah tidak banyak berbeda dengan kelas menengah di negara-negera Barat. Dapat diramalkan, kelas menengah baru ini akan menjadi pelopor untuk menuntut kebebasan politik dan kebebasan berpendapat yang lebih besar.
  • Proses Regenerasi Kepemimpinan. Sudah jarang tentu peralihan generasi kepemimpinan ini akan berdampak dalam gaya dan substansi politik yang diterapkan. Nafas kebebasan dan persamaan semakin kental.
  • Di bidang Politik Internasional, juga terdapat kecenderungan tumbuh regionalisme. Kemajuan di bidang Teknologi Komunikasi telah menghasilkan kesadaran regionalisme. Ditambah dengan kemajuan di bidang Teknologi transportasi telah menyebabkan meningkatnya kesadaran tersebut.
  • Teknologi Informasi dan Komunikasi membawa transformasi lengkap terhadap pemerintah.
  • Sektor TIK memberikan kontribusi untuk pendapatan pemerintah dalam dua cara.
    Pemerintah memperoleh pendapatan ketika mereka menjual lisensi atau privatisasi perusahaan milik negara. Mereka juga memperoleh pendapatan dari pajak dan pembayaran biaya lisensi tahunan.
  • Sektor TIK menghasilkan pendapatan dengan jumlah yang sangat besar bagi pemerintah. Negara-negara dimana basis pajak terbatas Indeveloping, pendapatan ini merupakan bagian penting dari keseluruhan pendapatan pemerintah.
  • Dalam upaya mengentaskan kemiskinan, pemerintah membentuk program ICT4PR (Information and Communication Technology for Proverty Reduction) yaitu membangun pusat-pusat teknologi informasi dan komunikasi khususnya di daerah pedesaan seperti telecenter.
  • Pegawai pemerintahan terbantu melaksanakan tugas dengan kemajuan alat-alat teknologi informasi, seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berhasil menangkap para koruptor yang merugikan Negara dengan memanfaatkan telepon seluler para koruptor. Telepon seluler koruptor ini disadap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sehingga KPK bisa mengetahui perbuatan korupsi para koruptor.
  • Polisi berhasil menangkap para penjahat dengan menggunakan alat teknologi informasi, yaitu dengan pemasangan kamera CCTV.
  • Pemerintah di negara-negara miskin dapat menjembatani kesenjangan antara lingkungan global, pegawai pemerintah, dan warga negara mereka. Memiliki akses ke informasi ini memungkinkan pemerintah untuk meletakkan dasar bagi kebijakan dan membuat komitmen untuk memperbaiki kondisi. Mampu memperoleh informasi dari luar akhirnya membantu dalam perbaikan nasib rakyat mereka.
  • Di negara-negara yang tidak memiliki akses internet dan sistem komputerisasi, teknologi informasi pasti bisa menjadi lebih hemat. Memperkaya kehidupan masyarakat miskin di negara-negara berkembang dapat dicapai melalui penggunaan teknologi modern seperti database perawatan medis, ponsel untuk meningkatkan mata pencaharian, dan komputer untuk mengaktifkan kemampuan warga dalam bersaing untuk pekerjaan online di pasar global. Pemerintah dapat menjadi lebih dekat dengan rakyatnya melalui penggunaan teknologi informasi dan komunikasi, sehingga meningkatkan efisiensi dan membantu untuk membuat hidup mereka lebih baik.
Dampak Negatif Teknologi Informasi dan Komunikasi di Bidang Pemerintahan
 images
Beberapa dampak negatif dari Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam bidang pemerintahan, antara lain:
  • Semakin bebasnya masyarakat mengakses situs pemerintah akan membuka peluang terjadinya cyber crime yang dapat merusak system TIK pada e-government. Misalnya kasus pembobolan situs KPU ketika penyelenggaraan Pemilu oleh seorang cracker.
  • Biaya
    Walaupun politik dalam pemerintahan yang menggunakan informasi dan teknologi dapat melakukan pengeluaran yang lebih sedikit daripada konvensional, namun sebelumnya untuk membuat infrastruktur dan teknisinya akan memiliki biaya yang sangat mahal.
  • Jangkauan akses. Harus diakui tidak semua orang melek terhadap teknologi. Bagi warga yang berada jauh di pedalaman akan susah untuk mengakses website, blog, atau video streaming tentang politik di Indonesia.
  • Transparansi.
    Pada beberapa negara maju, banyak yang meragukan berita-berita negara yang diterbitkan oleh negara sendiri. Alasannya karena yang menulis berita itu adalah negara dan penerbitnya adalah negara. Kecurigaan akan modifikasi berita dapat terjadi.
  • Privasi.
    Sebuah badan politik seperti negara memerlukan tanggapan dari warganya. Jika negara terus meminta informasi maka privasi dari seseorang semakin sulit untuk dijaga. Ini akhirnya menjadi dilema, di sisi yang satu data dari masyarakat dihimpun untuk mengembangkan kegiatan negara namun di sisi yang lain negara pun harus menjunjung tinggi hak privasi warganya.
  • Penggunaan persenjataan canggih untuk menyerang pihak lain demi kekuasaan dan kekayaan.
  • Terorisme yang semakin merajalela.
  • Kurangnya privacy suatu negara akibat kerahasiaan yang tidak terjamin dengan semakin canggihnya alat –alat pendeteksi.
  • Seringnya terjadi kasus saling menghujat antar golongan.
  • Mudahnya penyalahgunaan media sosial untuk kepentingan politik.
  • Pemerintah bukan pemimpin dalam teknologi. Mereka bereaksi terhadap lingkungan sekitar mereka daripada mencoba untuk menemukan cara-cara baru yang lebih efisien. Akibatnya, lebih mahal untuk mengubah segala sesuatunya sekaligus mengeluarkan sejumlah besar uang tunai untuk memenuhi kebutuhan peralatan dan kebutuhan pelatihan staf. Hal ini juga menyebabkan lebih tidak efisien sebagai sistem baru yang membingungkan dengan situasi yang lama dan kacau.
  • Pemerintah menyimpan informasi rahasia, seperti data dari warga negara dan keamanan data negara tertentu. Karena semua informasi menjadi digital dan tersedia bagi siapa saja yang ingin untuk melihatnya, dapat terjadi pelanggaran keamanan yang tak terelakkan. Dan sementara banyak perusahaan telah memiliki skandal mengenai informasi pelanggan yang bocor atau hack, pemerintah lebih rentan, karena mereka jarang menarik orang yang terbaik dalam TI di lapangan sebagai karyawan. Sekali lagi, mereka cenderung bereaksi setelah fakta daripada proaktif.
  • Transparansi.
    Warga ingin tahu apa pejabat pemerintah dan karyawan lakukan. Dan internet sangat cocok untuk jenis masyarakat. Bisnis semua orang dan kegiatan pribadi tersedia secara online. Dan sementara tren ini mempengaruhi kemampuan individu untuk memperoleh pekerjaan atau masuk ke sekolah yang sangat baik, juga dapat mempengaruhi pemerintah. Percakapan, tindakan, keputusan dan motif yang sedang dimainkan di internet dalam email, situs jejaring sosial, video dan blog pribadi. Para pejabat pemerintah dan karyawan tidak bisa lagi bersembunyi di selubung rahasia.

Dampak Positif dan Negatif Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Bidang Pendidikan

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai bagian dari ilmu pengetahuan dan teknologi secara umum adalah semua teknologi yang berhubungan dengan pengambilan, pengumpulan, pengolahan, penyimpanan, penyebaran, dan penyajian informasi. Dalam bidang pendidikan, TIK banyak memiliki peranan. Teknologi Informasi seakan telah menjadi pengalih fasihan buku, guru dan sistem pengajaran yang sebelumnya masih bersifat konvensional. Teknologi Informasi menyebabkan ilmu pengetahuan menjadi kian berkembang dan berkembang. Namun, TIK juga memiliki dampak positif dan negative terhadap kehidupan, salah satunya yang menonjol adalah di bidang pendidikan.
Dampak Positif Teknologi Informasi dan Komunikasi di Bidang Pendidikan
 TIK
Beberapa dampak positif dari Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam bidang pendidikan, antara lain:
  1. Informasi yang dibutuhkan akan semakin cepat dan mudah di akses untuk kepentingan pendidikan.
  2. Inovasi dalam pembelajaran semakin berkembang dengan adanya inovasi e-learning yang semakin memudahkan proses pendidikan.
  3. Kemajuan TIK juga akan memungkinkan berkembangnya kelas virtual atau kelas yang berbasis teleconference yang tidak mengharuskan sang pendidik dan peserta didik berada dalam satu ruangan.
  4. Sistem administrasi pada sebuah lembaga pendidikan akan semakin mudah dan lancar karena penerapan sistem TIK.
  5. Munculnya media massa, khususnya media elektronik sebagai sumber ilmu dan pusat pendidikan.
  6. Munculnya metode-metode pembelajaran yang baru, yang memudahkan siswa dan guru dalam proses pembelajaran. Dengan kemajuan teknologi terciptalah metode-metode baru yang membuat siswa mampu memahami materi-materi yang abstrak, karena materi tersebut dengan bantuan teknologi bisa dibuat abstrak.
  7. Sistem pembelajaran tidak harus melalui tatap muka. Dengan kemajuan teknologi proses pembelajaran tidak harus mempertemukan siswa dengan guru, tetapi bisa juga menggunakan jasa pos, internet dan lain-lain.
  8. Mengurangi ketertinggalan dalam pemanfaatan TIK dalam pendidikan dibandingkan dengan negara berkembang dan negara maju lainnya.
  9. Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pengembangan dan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi.
  10. TIK sebagai sistem pendukung keputusan dalam dunia pendidikan. Guru meningkatkan kompetensinya pada berbagai bidang ilmu dan profil institusi pendidikan diketahui oleh pemerintah.
  11. Berbagi hasil penelitian, hasil penelitian yang dimuat dalam internet akan mudah dimanfaatkan orang lain disegala penjuru dunia dengan cepat.
  12. Konsultasi dengan pakar, konsultasi dangan para ahli dibidangnya dapat dilakukan dengan mudah walaupun ahli tersebut berada ditempat yang sangat jauh.
  13. Perpustakaan online, perpusatakaan online adalah perpustakaan dalam bentuk digital.
  14. Diskusi online. Diskusi online adalah diskusi yang dilakukan melalui internet.
  15. Kelas online. Aplikasi kelas online dapat digunakan untuk lembaga-lembaga pendidikan jarak jauh, seperti universitas dan sekolah-sekolah terbuka.
  16. “Computer Aided Instruction” telah terlihat sedikit meningkatkan kinerja siswa pada pilihan ganda, pengujian standar di beberapa daerah. Computer Aided (atau Assisted) Instruksi (CAI), yang umumnya mengacu kepada siswa belajar mandiri atau tutorial pada PC, telah terbukti sedikit meningkatkan nilai tes siswa dalam membaca dan keterampilan matematika ataupun pelajaran yang lainnya, meskipun apakah peningkatan tersebut berkorelasi dengan perbaikan nyata pada pembelajaran siswa.
  17. TIK yang digunakan dalam mata pelajaran sekolah yang berbeda. Penggunaan TIK untuk simulasi dan pemodelan dalam sains dan matematika telah terbukti efektif, karena memiliki pengolah kata dan perangkat lunak komunikasi (e-mail) dalam pengembangan bahasa siswa dan kemampuan komunikasi.
  18. Akses luar sekolah mempengaruhi kepercayaan pengguna. Siswa yang menggunakan komputer di rumah juga menggunakan komputer di sekolah lebih sering dan lebih percaya diri daripada siswa yang tidak memiliki akses di rumah mereka.
Dampak Negatif Teknologi Informasi dan Komunikasi di Bidang Pendidikan
 internetsehat-copy
Ada biaya besar yang terlibat diantara siswa miskin dan pendidikan yang dapat berakhir menjadi kerugian. Hal ini sering disebut sebagai faktor dalam kesenjangan digital. Beberapa dampak negatif yang ditimbulkan dari Teknologi Informasi da Komunikasi dalam bidang pendidikan antara lain:
  1. Kemajuan TIK juga akan semakin mempermudah terjadinya pelanggaran terhadap Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) karena semakin mudahnya mengakses data menyebabkan orang yang bersifat plagiatis akan melakukan kecurangan.
  2. Walaupun sistem administrasi suatu lembaga pendidikan bagaikan sebuah sistem tanpa celah, akan tetapi jika terjadi suatu kecerobohan dalam menjalankan sistem tersebut akan berakibat fatal.
  3. Salah satu dampak negatif televisi adalah melatih anak untuk berpikir pendek dan bertahan berkonsentrasi dalam waktu yang singkat (short span of attention).
  4. Kerahasiaan alat tes semakin terancam Program tes inteligensi seperti tesRaven, Differential Aptitudes Test dapat diakses melalui compact disk. Implikasi dan permasalahan ini adalah tes psikologi yang ada akan mudah sekali bocor, dan pengembangan tes psikologi harus berpacu dengan kecepatan pembocoran melalui internet tersebut.
  5. Penyalahgunaan pengetahuan bagi orang-orang tertentu untuk melakukan tindakan kriminal. Kita tahu bahwa kemajuan di bidang pendidikan juga mencetak generasi yang e-book berpengetahuan tinggi tetapi mempunyai moral yang rendah. Contohnya dengan ilmu computer yang tinggi maka orang akan berusaha menerobos system perbangkan dan lain-lain.
  6. Tidak menjadikan TIK sebagai media atau sarana satu-satunya dalam pembelajaran, misalnya kita tidak hanya mendownload, tetapi masih tetap membeli buku-buku cetak, tidak hanya berkunjung ke digital library, namun juga masih berkunjung ke perpustakaan.
  7.  Mempertimbangkan pemakaian TIK dalam pendidikan, khususnya untuk anak di bawah umur yang masih harus dalam pengawasan ketika sedang melakukan pembelajaran dengan TIK. Analisis untung ruginya pemakaian.
  8. Mahasiswa dan kadang-kadang guru, bisa kecanduan aspek teknologi, bukan isi pelajaran. Hanya karena topik dapat diajarkan melalui TIK, tidak berarti bahwa itu diajarkan secara efektif via TIK. Bahkan jika subjek dapat diajarkan secara efektif melalui TIK, dan ada uang yang tersedia, itu tidak selalu berarti bahwa selalu ada keuntungan untuk itu . Ada banyak studi atau kajian yang dilakukan untuk mencari dan melihat apakah penggunaan TIK dapat meningkatkan pembelajaran .
  9. Perlu untuk tujuan yang jelas. TIK dipandang kurang efektif (atau tidak efektif) ketika tujuan untuk mereka gunakan tidak jelas. Seperti menggunakan internet untuk mencari video porno ketika menggunakan computer di sekolah.
 
Pengembang : I Made Ngurah Aditya Kusuma
Copyright © 2015 - SMK TI Bali Global Karangasem
Lomba FASTTEKNO 2015
Didelenggarakan oleh STIKOM Bali